Nirmala

Rabu, 04 Februari 2015

Teh Manis Hangat Pagi ini #30HariMenulisSuratCinta Hari Ke-7


Kepada Pria yang Takut Tehnya Habis,

Pagi ini

Aku memikirkan akan hangatnya senyummu
Teduhnya wajahmu
Tak beraturannya rambutmu
Serta tajamnya tatapan matamu

Di ruang yang luas ini

Aku menyulam harapan
Akan sebuah kebersamaan
Bersama ganjilnya perasaan

Masih di pagi ini

Aku masih memunguti huruf yang berserakan di lantai
Aku tahu saat ini kamu senang menyendiri ke pantai
Serta segala harap membuat tubuhku gontai

Masih di ruang yang luas ini

Aku rasa surat ini mengandung hukum kontradiksi yang bagus
Yang suatu pernyataan tidak mungkin benar dan salah sekaligus

Masih di pagi dan di ruang yang luas ini

Aku nikmati sentuhan jemariku di dinding luar cangkir teh manis panas berwarna putih
Mataku masih terpaku akan gambar wajahmu di samping cangkir teh manis panas ini
Apa yang terjadi?
Aku menemukan jawaban dari segala yang tak pernah aku pertanyakan di sudut hatiku

Dari,
Penikmat Teh Manis Hangat Pagi ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar