Coker
? apa itu Coker . Ok baiklah sebelum terlalu jauh kita membahas Coker ada
baiknya saya menjelaskan apa makna yang tersimpan di balik kata Coker . Coker
itu kependekan dari Cowo Keren (baca : bukan Cowo Kere) . Sebenarnya saya
juga tidak tahu betul apa yang dimaksud dengan Coker ini . Sebagai cewe yang
masih belia saya memberanikan diri untuk menulis tentang Coker ini . Ummm
sebenarnya hanya iseng dan rasa penasaran yang tiggi mengenai Coker yang
katanya bertebaran di muka bumi ini . Tapi menurut saya sulit menemukan Coker
di sekitar saya (bukan curhat). Yaa memang setiap orang berhak untuk
mendefinisikan Coker. Lagian di akhirat juga ga ditanya “hey kamu masuk neraka
karena salah mendefinisikan Coker” ga kan ? *halaah garing ya :D
Sempat
saya bertanya pada beberapa teman, sahabat, kakak kelas, teman SMP, teman SMA,
adik kelas, adik kandung, teman bergalau, teman nge’Gaul, dan teman ketika
ngetrip tentang Coker menurut mereka . Dengan pertanyaan yang sama yaitu
“Menurut
kamu Cowo Keren itu seperti apa ?” dan
berikut jawaban dari mereka yang mempunyai latar belakang yang berbeda tetapi
masih sama jenis kelaminnya (perempuan)
Iki (Sahabat
yang kebetulan se-SMP & se-SMA, cantik, smart & rumahnya depan kuburan): “Ganteng, Wangi,
Ga pelit”
Jany (Sahabat yang memperdalam ilmu anestesi di salah satu Poltek
negeri di Jakarta, imut, bontot di keluarganya & lucu) :
“Cowo keren tuh cowo yg punya tanggung
jawab yang bisa nunjukkin rasa sayangnya ke cewenya . Cowo yang bisa ngemong
juga keren haahha. Lbh ke dewasa sh”
Ka Dhiraa (Kakak
kelas ketika aku kuliah, jomblo, tinggi, putih,cantik, menyukai kuliner
khususnya di Depok) : “Cowo keren menurut gw ya yg kaya bokap gw gt :p . yg tampan,
berwibawa, bertanggung jawab, pekerja keras, sayang sm keluarga itu yg paling
penting”
Vivi (Sahabat
yang kebetulan 2 tahun sekelas ketika SMP, berambut panjang, memiliki tinggi
169 cm, manis, punya pacar) : “Cowo keren itu yg lebih tinggi dari w, punya kerjaan, punya sifat yang
kuat”
Ambar (Cewe angkatan 2009 AKA CN, mantan
ketua Senat, berkerudung, tangguh, suka berimajinasi, kepala Lab di kantornya) :
“Cowo yang keren itu Cuma yang MAPAN.
Bukan mapan harta tapi mapan agama. Coz kalo udah mapan agama insyaallah Allah
memapankan hartanya, ilmunya, dan segalanya. Meski engga terjadi di dunia,
insyaAllah akan terjadi di akhirat karena Allah tiada ingkar atas janji-Nya”
Ka Dhinar (Mantan
ketua Senat AKA CN, pernah kehilangan motor saat sedang asik praktikum Kimia
Pangan di Lab, suka kulineran) : “Ga perlu ganteng, ga perlu kaya (nunjukin kekayaan org tua) cukup
charming aja”
Tata (Adik
kandung saya, berkerudung, matanya sipit, sedang fokus menghadapi ujian
nasional) : “Cowo
berkacamata yg lagi ngerjain soal matematika dan fisika, terus keliatan lagi
kebingungan nentuin rumusnya”
Karina (Cewe
manis yang sering nebeng temen se-Kota nya, berkerudung, sempat menjalin cinta
dengan calon TNI) : “Rajin
sholat, pinter, sayang orang tua, kalo masalah gaya ya yang penting enak
dipandang”
Uut (Adik
kelas di AKA CN, suka nulis, suka puisi, suka banjir juga rumahnya) :
“Yang Alim, sama sederhana”
Irma (Cewe
yang doyan banget traveling, teman ketika ngetrip ke Pacitan, asik, seru) :
“Menurut gue cowo keren itu yg smart .
Hmm 1 lg karna gw geminian gw suka cowo yg bisa menempatkan diri..Dia tau kpn
harus cool, tau kpn ga pake jaim2an, tau kapan saatnya dia juga butuh “me time”,
kalau yang suka jalan-jalan itu jadi nilai plus”
Fancy (Cewe
yang suka Barcellona, suka PINK, suka masak, punya pacar adik kelasnya sendiri)
: “Cowo keren itu
cowo yang rajin ibadahnya, smart,setia, dan baik, pokoknya keren dari dalam
dulu baru bisa terpancar keren dari luar, soalnya keren fisik mah bisa dipoles
atau menipu”
Ayu (Adik
kelas di AKA CN yang rumahnya di sekitaran Pasar Rebo, manis, suka terjebak
sama mantan) : “Tergantung
masing-masing selera cewek, kalo untuk penampilan pas cowo make polo shirt atau
ga pas make kemeja tapi lengan digulung, trus make kacamata, itu keren :D Kalo
buat sifat, yg diem’’cool gt, itu keren, haha”
Amoy (Anak
Farmasi kelas 2 SMK yang suka nebeng jalan-jalan,anak gahul di sekolahnya) :
“Pinter tajir kalo fisik kan relatif ye
. Multitalent, simple, rela berkorban, asik hha”
Ayu Bagus (Pacarnya
Ramad, sayang banget sama pacarnya, suka sambelnya bebek kaleyo) :
“Klo gue sih yang penting ga murahan
sama cewe lain Hihi. Ramad juga ga tau sh kaya gimana di belakang gue kan”
Yanti (Cewe
mungil yang suka banget Paskibra semenjak SMP, berkerudung, punya pacar,
rumahnya di Kranji) : “Keren? Dari cara berpakaian . Iya kalo aku nilai ‘keren’ dari cara
cowo itu pake baju . Mau jelek ganteng orangnya kalo cara brpakaiannya asi
bawaannya jd keren, ga norak, simple”
Winda (Karyawati
disalah satu perusahaan swasta di Jakarta, suka lagu-lagu berbahasa inggris,
suka tidur larut malam) : “Cowo keren itu yang cool :p diem-diam ‘menghanyutkan’, rajin sholat,
pengertian, peka, pinter, bisa nenangin perempuan kalo lagi sedih, berwibawa,
kebapak’an”
Endah (Mahasiswa
jurusan komunikasi yang suka olahraga, manis, sering main bulutangkis bareng) :
“Menurut gue yang good looking, bisa
nempatin diri dan punya wawasan yang luas”
Nah
itulah beberapa jawaban mengenai Cowo Keren . Paradigma dari cewe-cewe yang
saya tanyakan di atas berbeda-beda, entahlah cara mereka berpikirnya seperti
apa sehingga keluar kata-kata yang cukup jelas mengenai Coker. Jawaban-jawaban
di atas juga bisa sebagai Tips untuk para cowo yang merasa ragu apakah dirinya
sudah keren, belum keren atau mungkin terlampau keren.
Selamat
menjadi cowo keren untuk para cowo dan selamat untuk mendapatkan cowo keren
untuk para cewe :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar